Fitokimia II_Tumbuhan Penghasil Steroid

 


Komentar

  1. Dari video tersebut dijelaskan bahwa struktur senyawa steroid ditentukan menggunakan spektroskopi H-NMR, C-NMR dan DEPT serta perbandingan dengan data senyawa sebelumnya dan berdasarkan analisis disimpulkan bahwa senyawa hasil isolasi adalah stigmasterol.
    Dan berdasarkan yang saya baca dari sumber jurnal lain untuk mengisolasi senyawa steroid namun dengan sampel yang berbeda (daun mengkudu), karakterisasi struktur dengan pereaksi kimia, spektrofotometer UV, spektrofotometer IR, H-RMI, C-RMI dan data literatur menunjukkan bahwa hasil isolasi merupakan senyawa yang sama yaitu stigmasterol.
    Mengapa pada isolasi senyawa steroid ini tidak menggunakan spektrofotometer UV dan IR?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pada jurnal tersebut, terhadap senyawa murni dilakukan penentuan struktur molekul dengan metode spektroskopi 1H- Spektroskopi Resonansi Magnetik Inti (NMR) untuk menentukan jumlah, jenis, dan lingkungan proton, C-NMR dan Distortionless Enhacement by Polarization Transfer (DEPT) untuk menentukan jumlah dan jenis karbon yang ada. Pada isolasi ini tidak menggunakan spektrofotometer UV dan IR karena sampel yang digunakan berbeda dan berdasarkan jurnal lain yang saya baca mengenai isolasi tumbuhan asam kandis, senyawa murninya juga dilakukan penentuan struktur molekul dengan metode spektroskopi NMR 1-D (H NMR, CNMR), dan NMR-2D (HMQC dan HMBC).

      Hapus
  2. Dikatakan pada meyode penelitian dengan dilakukan ekstraksi akar cowa dengan cara akar dibersihkan dan dilakukan pembuatan simplisia dengan tingkat kehalusan tertentu. Apakah tingkat kelalusan tersebut mempengaruhi hasil senyawa steroid yang didapatkan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berdasarkan jurnal tersebut, sampel kering yang didapat digiling sampai kehalusan 100 mesh. Dari sumber lain (Ardyanti et al., 2020), faktor pengecilan ukuran dapat menyebabkan terjadinya pemecahan dinding dan membran sel pada bahan sehingga mengakibatkan banyak dinding sel rusak yang kemudian dapat mempermudah kandungan senyawa pada bahan naik kepermukaan bahan. Jadi, tingkat kehalusan dari sampel tersebut dapat mempengaruhi senyawa yang akan didapatkan.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan Populer